(Hanya catatan) Pagi tadi (10/2/09), ketika hendak ke pasar yang musti melewati jalan hutan. Aku menemukan acara, yang mungkin di kalangan umum tidak lazim. Mereka memakai seragam krem bawahannya hijau. Di beberapa petak ada satu batang pohon jati terbujur kaku.Tenda warna putih dengan garis biru terbentang rapi.Ada kursi ditata rapi. Di seberang jalan, mobil-mobil dan motor-motor di parkir.Persis di pinggir jalan agak jauh dari tenda ada motor diesel untuk menghidupkan sound system.
Ketika aku lewat, agaknya acara tersebut sudah dimulai. Itu bisa dilihat dari penuhnya kursi yang disediakan. Dari aksesoris tendanya, persepsi orang pertama mungkin; apakah ada acara pernikahan di pinggir hutan. Tetapi, dilihat dari semua yang hadir memakai pakaian seragam agaknya acara tersebut diperuntukkan untuk para pegawai perhutani.
Sepanjang perjalananku menuju pasar, pikiranku berkelebat untuk berkomentar, paling tidak sedikit apresiasi bahwa acara tersebut sangat bagus untuk penyegaran pikiran. Dan inilah mestinya yang dikembangkan oleh para abdi negara dinas perhutani 'menyalakan lampu di kegelapan hutan carut marut indonesia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar